Hiburan

Makan Gorengan Terlalu Sering Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi? Ini Penjelasannya

Ilustrasi bahaya konsumsi gorengan berlebihan yang bisa memicu kanker usus

KORANMEMO.CO – Konsumsi gorengan dapat berpengaruh pada tekanan darah tinggi melalui peran garam dan lemak.

Hal ini terjadi karena gorengan terdiri dari garam yang cukup banyak dan bisa meningkatkan volume darah.

Selain itu gorengan juga mengandung lemak jenuh dan trans yang dapat meningkatkan berat badan.

Berikut adalah beberapa mekanisme kaitan antara konsumsi gorengan dan tekanan darah tinggi:

1. **Kandungan Garam yang Tinggi:**

Gorengan sering kali diberi garam untuk meningkatkan rasa. Konsumsi garam yang berlebihan dapat meningkatkan retensi air dalam tubuh dan meningkatkan volume darah. Ini dapat meningkatkan tekanan darah karena beban yang lebih besar pada dinding pembuluh darah.

2. **Lemak Jenuh dan Trans:**

Gorengan yang digoreng dalam minyak yang tinggi lemak jenuh atau trans dapat berkontribusi pada tekanan darah tinggi.

Lemak jenuh dan trans dapat merusak elastisitas pembuluh darah dan memengaruhi aliran darah, meningkatkan resistensi pembuluh darah terhadap aliran darah yang dapat meningkatkan tekanan darah.

3. **Peningkatan Berat Badan:**

Gorengan cenderung tinggi kalori dan lemak. Konsumsi kalori berlebihan tanpa kebutuhan energi yang seimbang dapat menyebabkan kelebihan berat badan atau obesitas, yang merupakan faktor risiko tekanan darah tinggi.

4. **Resistensi Insulin:**

Lemak jenuh dalam gorengan dapat berkontribusi pada resistensi insulin, yang kemudian dapat meningkatkan tekanan darah.

Resistensi insulin dapat menyebabkan pelepasan hormon yang dapat meningkatkan reabsorpsi natrium oleh ginjal, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

5. **Peradangan:**

Konsumsi makanan tinggi lemak, terutama lemak jenuh, dapat memicu peradangan kronis. Peradangan dapat merusak dinding pembuluh darah dan memengaruhi regulasi tekanan darah.

6. **Kolesterol Tinggi:**

Gorengan yang tinggi lemak dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, termasuk kolesterol LDL (kolesterol jahat).

Kolesterol tinggi dapat mengakibatkan penumpukan plak pada dinding pembuluh darah, meningkatkan risiko penyumbatan arteri dan tekanan darah tinggi.

Untuk menjaga tekanan darah tetap dalam rentang normal, disarankan untuk membatasi konsumsi gorengan, terutama yang digoreng dalam minyak yang tinggi garam, lemak jenuh, atau trans.

Penggunaan bumbu dan rempah alami sebagai pengganti garam dapat membantu mengurangi asupan natrium.

Selain itu, pilihan pengolahan makanan yang lebih sehat seperti memanggang, merebus, atau mengukus dapat membantu mengurangi konsumsi lemak jenuh dan trans.

Penting untuk menjaga pola makan yang seimbang, beraktivitas fisik secara teratur, dan mempertahankan berat badan yang sehat untuk mendukung kesehatan jantung dan tekanan darah.

 

ams
the authorams

Leave a Reply