Hiburan

Sering Mengantuk? Waspadai Jenis Makanan Ini Yang Bisa Menjadi Penyebabnya!

Ilustrasi makanan yang bisa menjadi penyebab seseorang sering mengantuk

KORANMEMO.CO –   Merasakan mengantuk adalah respons alami tubuh terhadap kelelahan atau kurangnya energi.

Namun, terkadang ada faktor lain yang dapat memicu rasa mengantuk yang berlebihan, seperti jenis makanan yang dikonsumsi.

Beberapa makanan ternyata memiliki dampak langsung terhadap tingkat mengantuk seseorang.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa jenis makanan yang dapat menjadi penyebab seseorang sering mengantuk dan bagaimana kita dapat mengelola asupan makanan untuk menjaga tingkat energi tubuh.

1. Karbohidrat Refined:

Makanan kaya karbohidrat rafinasi seperti roti putih, pasta, dan nasi putih dapat meningkatkan kadar gula darah secara cepat.

Meskipun memberikan energi instan, efek sampingnya adalah penurunan kadar gula darah yang juga cepat.

Inilah yang disebut sebagai “crash” gula darah, yang dapat menyebabkan rasa kantuk dan kelelahan.

Sebaiknya, pilih karbohidrat kompleks seperti biji-bijian utuh dan sayuran untuk mempertahankan tingkat energi yang stabil.

2. Gula Berlebihan:

Makanan yang tinggi gula, seperti permen, kue, dan minuman bersoda, dapat memberikan lonjakan energi yang singkat.

Namun, hal ini diikuti oleh penurunan tajam dalam kadar gula darah, menyebabkan tubuh merasa lelah dan ngantuk.

Hindari makanan dengan kandungan gula berlebihan dan pilih camilan yang kaya nutrisi untuk menjaga tingkat gula darah tetap stabil.

3. Makanan Berlemak Tinggi:

Makanan tinggi lemak, terutama yang tinggi lemak jenuh, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh.

Proses pencernaan yang lambat ini dapat menyebabkan aliran darah yang diarahkan ke sistem pencernaan, meninggalkan sedikit energi bagi tubuh.

Pilih lemak sehat seperti lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda dari sumber seperti alpukat, kacang-kacangan, dan ikan.

4. Makanan Berat dan Porsi Besar:

Makanan yang berat dan porsi besar dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras, mengarah pada peningkatan aliran darah ke saluran pencernaan dan mengurangi aliran darah ke otak. Ini dapat menyebabkan rasa kantuk setelah makan.

Hindari makan porsi besar dan pilih makanan ringan yang mudah dicerna untuk menjaga tingkat energi.

Menyadari dampak makanan terhadap tingkat mengantuk dapat membantu kita membuat pilihan makanan yang lebih bijaksana.

Dengan menghindari karbohidrat rafinasi, gula berlebihan, lemak jenuh tinggi, dan porsi besar, kita dapat menjaga stabilitas gula darah dan mendukung tingkat energi tubuh yang konsisten.

Kombinasi makanan seimbang dan pilihan nutrisi yang tepat akan membantu mengurangi kemungkinan mengantuk berlebihan dan meningkatkan kesejahteraan umum.

ams
the authorams

Leave a Reply