Hiburan

Awas! Hindari 15 Makanan Tinggi Lemak Ini Saat Menurunkan Berat Badan

Ilustrasi makanan tinggi lemak yang dihindari saat menurunkan berat badan

KORANMEMO.CO –  Menjaga pola makan yang seimbang dan menghindari makanan tinggi lemak adalah kunci dalam upaya menurunkan berat badan dengan efektif.

Lemak adalah salah satu sumber kalori yang paling padat, dan konsumsi berlebihan dapat menghambat kemajuan dalam mencapai tujuan menurunkan berat badan.

Kami telah merangkum beberapa jenis makanan tinggi lemak yang sebaiknya dihindari saat sedang menurunkan berat badan.

Berikut adalah daftar 15 makanan tinggi lemak yang sebaiknya dihindari saat Anda sedang menurunkan berat badan :

1. Mentega dan Margarin:

Mentega dan margarin mengandung lemak jenuh dan kalori tinggi. Gunakan dengan bijak atau pertimbangkan untuk menggantinya dengan pilihan yang lebih sehat seperti minyak zaitun atau alpukat.

2. Daging Berlemak:

Daging berlemak seperti daging sapi berlemak, bacon, dan sosis mengandung lemak jenuh yang tinggi.

Pilihlah potongan daging yang lebih rendah lemak atau hindari bagian yang berlemak.

3. Makanan Gorengan:

Makanan yang digoreng dalam minyak banyak, seperti kentang goreng, ayam goreng, dan keripik, adalah sumber lemak dan kalori tinggi. Pilih cara memasak yang lebih sehat seperti panggang, rebus, atau kukus.

4. Minyak Kelapa dan Minyak Sawit:

Minyak kelapa dan minyak sawit mengandung lemak jenuh yang tinggi. Hindari penggunaan berlebihan minyak ini dalam masakan Anda.

5. Keju Berlemak:

Keju berlemak seperti cheddar dan gouda mengandung lemak jenuh yang tinggi. Pilih keju rendah lemak atau porsi yang lebih kecil jika ingin tetap menikmati keju.

6. Makanan Olahan Tinggi Lemak:

Makanan olahan seperti kue kering, krim kopi, dan donat sering mengandung lemak trans dan lemak jenuh yang tinggi. Hindari makanan olahan ini sebisa mungkin.

7. Mayonaise dan Dressing Krim:

Mayonaise dan dressing krim memiliki kandungan lemak jenuh dan kalori dalam jumlah yang tinggi.

Pertimbangkan untuk membuat versi yang lebih rendah lemak dengan menggunakan yoghurt Greek atau bahan pengganti lainnya.

8. Krim dan Produk Susu Tinggi Lemak:

Krim kental, krim asam, dan susu penuh mengandung lemak jenuh yang tinggi. Pilih produk susu rendah lemak atau tanpa lemak untuk mengurangi asupan lemak.

9. Makanan Ringan Berlemak:

Makanan ringan seperti keripik kentang dan kacang-kacangan yang digoreng mengandung lemak dan kalori tinggi.

Pilih alternatif yang lebih sehat seperti kacang almond panggang tanpa garam atau popcorn tanpa mentega.

10. Daging Olahan:

Daging olahan seperti sosis, daging bacon, dan ham sering mengandung lemak jenuh dan tambahan sodium. Pilih daging tanpa lemak atau porsi yang lebih kecil jika memungkinkan.

11. Kue Krim dan Puding:

Kue krim dan puding mengandung lemak jenuh dan gula tambahan yang tinggi. Hindari makanan pencuci mulut ini atau pilih opsi yang lebih rendah lemak dan gula.

12. Makanan Cepat Saji:

Makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng, dan nugget sering mengandung lemak jenuh dan kalori tinggi.

Hindari makanan cepat saji sebisa mungkin dalam perjalanan penurunan berat badan Anda.

13. Kue Basah dan Kue Manis:

Kue basah seperti croissant dan kue manis seperti donat mengandung lemak jenuh dan gula tambahan yang tinggi. Pilih camilan yang lebih sehat seperti buah segar atau yoghurt rendah lemak.

14. Coklat dan Permen:

Coklat dan permen mengandung gula tambahan dan lemak, terutama jika mereka diberi tambahan krim atau kacang. Konsumsi dalam jumlah kecil atau hindari sama sekali.

15. Es Krim:

Es krim adalah sumber lemak dan gula tambahan yang tinggi. Pilih pilihan es krim rendah lemak atau buat es krim sendiri dengan menggunakan buah-buahan segar.

Menghindari makanan tinggi lemak ini dan menggantinya dengan pilihan makanan yang lebih sehat dan rendah lemak akan membantu Anda mencapai tujuan menurunkan berat badan dengan lebih efektif.

Selalu perhatikan label nutrisi dan perhatikan asupan lemak total Anda setiap hari saat sedang menurunkan berat badan.

ams
the authorams

Leave a Reply