Kediri, koranmemo.co – Kasus begal payudara kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kediri. Kali ini, pelaku berinisial MR (22) asal Dusun Prayungan Desa Kuwik Kecamatan Kunjang berhasil ditangkap oleh warga, Sabtu (26/2/2022) sekitar pukul 22.30 WIB.

Seperti dilansir koranmemo.com, MR tertangkap oleh warga di jalan persawahan Dusun Kasembon Desa Dungus Kecamatan Kunjang karena meremas payudara milik korban berinisial IS (22) warga desa setempat. 

Baca Juga: Ditinggal Ikut Kegiatan di Masjid, Rumah Warga Tanggunggunung Terbakar

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra melalui Kanit PPA Ipda Yahya Ubaid mengungkapkan, kejadian itu berawal ketika IS pulang bekerja di wilayah Kecamatan Pare dengan mengendarai sepeda motor.

Baca Juga: Mas Bup Dhito Buka Kembali Tempat Wisata Setelah 3 Minggu Tutup

Ketika melintas di jalan persawahan Dusun Kasembon Desa Dungus Kecamatan Kunjang, tiba-tiba pelaku datang mengendarai sepeda motor Vario bernopol AG 5478 DXB sambil mendekati korban. 

“MR meremas payudara korban sebelah kanan, lalu langsung tancap gas hingga membuat korban berusaha mengejar sambil berteriak begal,” katanya, Senin (28/2/2022). 

Baca Juga: Sebelum Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Pemuda Tirip Diduga Memalak Tetangga

Mendengar teriakan korban, kata Yahya, warga langsung membantu korban untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. 

Tak lama kemudian, pelaku terjatuh dari sepeda motor miliknya hingga dapat diamankan oleh warga setempat. 

Akibatnya, pelaku mengalami luka bagian dagu robek, luka memar pada mata sebelah kanan, luka lecet bagian wajah, tangan, dan kaki. 

Menurut Yahya, warga juga membawa pelaku beserta barang bukti satu unit sepeda motor ke Polsek Kunjang untuk diamankan. 

“Saat ini kasusnya sudah dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Kediri guna proses hukum lebih lanjut,” ungkap mantan kanit Reskrim Polsek Puncu ini. 

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra saat dikonfirmasi menambahkan, sampai saat ini pelaku masih menjalani perawatan di Urkes Polres Kediri karena sempat dihajar massa. 

“Kondisi pelaku masih sakit, jadi kami belum bisa mengambil keterangannya terkait kasusnya itu,” ungkapnya. 

Sumber : koranmemo.com