Hiburan

Mengapa Begadang Bisa Memicu Gangguan Kesehatan Mental? Ini Penjelasannya!

Ilustrasi begadang bisa memicu gangguan pada kesehatan mental

KORANMEMO.CO –  Kebiasaan begadang atau kurang tidur adalah kebiasaan yang umum di kalangan banyak orang.

Terutama di era modern ini di mana tuntutan pekerjaan, aktivitas sosial, dan hiburan sering kali membuat seseorang melakukan begadang dan mengorbankan waktu istirahat.

Meskipun tampak sepele, begadang dapat memiliki dampak serius pada kesehatan mental seseorang.

Artikel ini akan menjelaskan mengapa begadang dapat memicu gangguan kesehatan mental.

1. Keterkaitan antara Kurang Tidur dan Gangguan Mood

Salah satu dampak utama begadang adalah penurunan mood.Kurang tidur dapat menyebabkan perubahan dalam produksi neurotransmitter, seperti serotonin dan dopamin, yang berperan penting dalam regulasi suasana hati.

Orang yang sering begadang cenderung lebih rentan terhadap depresi, kecemasan, dan gangguan mood lainnya.

2. Pengaruh Begadang terhadap Kinerja Kognitif

Begadang juga berdampak pada kinerja kognitif, termasuk kemampuan berpikir, konsentrasi, dan pengambilan keputusan.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko stres dan frustasi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan tekanan mental yang berkepanjangan.

3. Hubungan antara Kurang Tidur dan Gangguan Stres Post-Traumatik (PTSD)

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko mengembangkan gangguan stres post-traumatik (PTSD) setelah mengalami kejadian traumatis.

Pola tidur yang tidak memadai dapat memperburuk gejala PTSD dan memperlambat proses pemulihan.

4. Gangguan Psikosis dan Begadang

Kebiasaan buruk ini juga dikaitkan dengan peningkatan risiko mengalami gangguan psikosis.

Kondisi ini melibatkan hilangnya kontak dengan realitas dan dapat mempengaruhi persepsi, pikiran, dan emosi seseorang.

Kurang tidur dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya gejala psikotik pada individu yang rentan.

5. Pengaruh Begadang terhadap Fungsi Sistem Saraf Otonom

Kurang tidur dapat mengganggu fungsi sistem saraf otonom, yang mengatur respons tubuh terhadap stres.

Gangguan ini dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan memperburuk kondisi kesehatan mental.

Kebiasaan begadang bukan hanya masalah kelelahan fisik, tetapi juga dapat memiliki dampak serius pada kesehatan mental.

Oleh karena itu, penting untuk memberikan perhatian yang cukup terhadap pola tidur dan memastikan bahwa tubuh mendapatkan istirahat yang cukup setiap malam.

Dengan menjaga kualitas tidur, seseorang dapat meminimalkan risiko gangguan kesehatan mental dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

ams
the authorams

Leave a Reply