Hiburan

Waspada! 7 Jenis Penyakit Ini Bisa Menyebabkan Masalah Rambut Rontok

Ilustrasi penyakit yang menyebabkan rambut rontok

KORANMEMO.CO –  Masalah rambut rontok adalah masalah umum yang dialami oleh banyak orang di seluruh dunia.

Meskipun rambut rontok dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kondisi kesehatan tertentu.

Beberapa jenis penyakit dapat mempengaruhi kesehatan rambut, menyebabkan rambut rontok yang berlebihan.

Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan masalah rambut rontok :

1. Alopecia Areata

Alopecia areata adalah kondisi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut, menyebabkan kerontokan dalam bentuk bercak bulat di kulit kepala atau bagian tubuh lainnya.

Kerontokan rambut pada alopesia areata dapat berlangsung cepat dan menyebabkan kebotakan parsial atau total.

2. Hypothyroidism

Hipotiroidisme adalah kondisi di mana kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon tiroid.

Kekurangan hormon tiroid ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk kerontokan pada rambut.

Rambut yang rontok karena hipotiroidisme umumnya terjadi secara merata di seluruh kulit kepala.

3. Anemia Defisiensi Besi

Anemia defisiensi besi adalah kondisi di mana tubuh kekurangan zat besi yang penting untuk produksi sel darah merah.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kurangnya oksigen yang disalurkan ke folikel rambut, yang dapat menyebabkan rambut menjadi rapuh dan rontok.

4. Aplasia Medula

Aplasia medula adalah kondisi di mana sumsum tulang tidak menghasilkan cukup sel darah merah, sel darah putih, dan platelet.

Sel darah merah yang kurang dapat mengakibatkan kurangnya pasokan oksigen ke folikel rambut, yang pada gilirannya dapat menyebabkan kerontokan pada rambut.

5. Stress

Ketika seseorang mengalami stres yang berkepanjangan, tubuh dapat melepaskan hormon stres seperti kortisol, yang dapat mempengaruhi siklus pertumbuhan rambut dan menyebabkan rambut rontok yang lebih banyak dari biasanya.

6. Penyakit Autoimun

Selain alopecia areata, beberapa penyakit autoimun lainnya seperti lupus eritematosus sistemik (LES) juga dapat menyebabkan kerontokan rambut.

Pada LES, sistem kekebalan tubuh menyerang berbagai bagian tubuh, termasuk folikel rambut.

7. Infeksi Kulit

Infeksi kulit seperti infeksi jamur atau bakteri pada kulit kepala dapat menyebabkan peradangan di sekitar folikel rambut, yang dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut dan menyebabkan kerontokan pada rambut.

Masalah rambut rontok dapat menjadi tanda atau gejala dari berbagai kondisi kesehatan yang lebih serius.

Jika mengalami rambut rontok yang tidak biasa atau berlebihan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.

Dengan mengidentifikasi dan mengatasi penyebab yang mendasarinya, Anda dapat membantu memulihkan kesehatan rambut Anda dan mencegah kerontokan yang lebih lanjut.

ams
the authorams

Leave a Reply