Hiburan

5 Dampak Fenomena Fatherless Pada Kesehatan Mental Anak Yang Sering Diabaikan

Ilustrasi dampak fatherless pada kesehatan mental anak

KORANMEMO.CO –  Kehadiran seorang ayah dalam kehidupan seorang anak memiliki dampak yang sangat signifikan.

Tidak hanya pada perkembangan fisik dan emosionalnya, kehadiran sosok ayah juga pada kesehatan mental anak.

Dalam masyarakat modern, istilah “fatherless” sering kali merujuk pada situasi di mana seorang anak tumbuh tanpa kehadiran ayahnya secara konsisten dalam kehidupannya.

Fenomena fatherless bisa terjadi karena berbagai hal, diantaranya perceraian, kematian, atau absennya ayah tersebut dari kehidupan keluarga.

Adanya dampak dari fenomena fatherless pada kesehatan mental ini dapat membawa konsekuensi jangka panjang yang penting untuk dipahami,berikut diantaranya :

1. Perasaan Rendah Diri dan Kurangnya Kepercayaan Diri

Ayah adalah salah satu figur yang penting dalam pembentukan identitas seorang anak.

Kehadirannya memberikan dukungan emosional dan psikologis yang penting dalam membangun rasa percaya diri anak.

Tanpa kehadiran ayah, anak mungkin mengalami kekurangan dalam hal ini, yang dapat menyebabkan perasaan rendah diri, ketidakpercayaan diri, dan kebingungan identitas.

2. Masalah Perilaku dan Konflik Internal

Ketika seorang ayah tidak hadir, anak mungkin mengalami kesulitan dalam mengatur perilaku mereka.

Kehilangan pengawasan dan bimbingan dari seorang ayah dapat meningkatkan risiko perilaku yang tidak pantas, seperti perilaku agresif atau kenakalan remaja.

Selain itu, anak mungkin mengalami konflik internal yang signifikan karena ketidakmampuan untuk memahami peran dan hubungan dengan figur ayah mereka.

3. Masalah Emosional dan Kesehatan Mental

Kehilangan seorang ayah juga dapat menyebabkan masalah emosional yang serius pada anak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh tanpa kehadiran ayah memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami depresi, kecemasan, dan stres.

Mereka mungkin merasa kehilangan dan kesepian, terutama jika tidak ada figur pengganti yang bisa mengisi peran ayah dalam kehidupan mereka.

4. Kurangnya Keterlibatan Sosial dan Rendahnya Prestasi Akademik

Keterlibatan ayah dalam kehidupan anak juga berperan penting dalam pengembangan keterampilan sosial dan prestasi akademik.

Anak yang tidak memiliki hubungan yang kuat dengan ayah mungkin mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan orang lain dan mencapai prestasi yang optimal. Ini bisa mengarah pada masalah adaptasi sosial dan akademik yang berkelanjutan.

5. Sikap Terhadap Hubungan dan Intimasi

Kehadiran ayah yang positif dan mendukung juga dapat membentuk pandangan anak terhadap hubungan dan intimasi di masa dewasa.

Anak-anak yang tumbuh tanpa figur ayah yang stabil mungkin mengalami kesulitan dalam membangun hubungan yang sehat dan mempertahankan komitmen dalam hubungan romantis di masa depan.

Adanya dampak dari fenomena fatherless pada kesehatan mental anak tidak dapat diabaikan.

Kehilangan figur ayah dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap berbagai masalah emosional, perilaku, dan sosial yang dapat mempengaruhi kualitas hidup anak hingga dewasa.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk memperhatikan dukungan yang diberikan kepada keluarga yang mengalami situasi ini, serta untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran ayah dalam perkembangan anak.

ams
the authorams

Leave a Reply