Hiburan

Jarang Disadari! Ini 5 Dampak Fenomena Fatherless Yang Mempengaruhi Prestasi Akademik Anak

Ilustrasi dampak fenomena fatherless pada prestasi akademik anak

KORANMEMO.CO –  Ketika salah satu orang tua absen, seperti dalam fenomena fatherless, dampak yang ditimbulkan bisa terasa dalam berbagai aspek, termasuk prestasi akademik anak.

Fenomena fatherless atau kurangnya peran ayah dalam kehidupan anak, bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari perceraian hingga kematian.

Seorang anak yang kekurangan figur ayah atau mengalami fatherless sebagian besar akan mengalami beberapa gangguan pada prestasi akademik mereka.

Berikut adalah beberapa dampak dari fenomena fatherless yang mempengaruhi prestasi akademik seorang anak :

1. Kurangnya Dukungan Emosional dan Peran Model

Ayah hadir bukan hanya sebagai penyokong finansial, tetapi juga sebagai sumber dukungan emosional yang penting.

Ketika seorang anak kehilangan figur ayahnya, mereka mungkin merasa kehilangan peran model yang kuat dan bimbingan yang diperlukan untuk mengatasi tantangan kehidupan.

Hal ini bisa mempengaruhi motivasi dan harga diri anak, yang pada gilirannya mempengaruhi kinerja akademik mereka.

2. Gangguan Psikologis dan Emosional

Kehilangan seorang ayah juga dapat menyebabkan gangguan psikologis dan emosional pada anak.

Anak-anak mungkin mengalami stres, kecemasan, atau bahkan depresi akibat perasaan kehilangan dan ketidakamanan.

Gangguan ini dapat mengganggu konsentrasi dan fokus mereka dalam belajar, mengakibatkan penurunan prestasi akademik.

3. Kurangnya Pengawasan dan Pengendalian

Ayah sering kali berperan dalam memberikan pengawasan dan pengendalian yang kritis dalam kehidupan anak-anak.

Tanpa kehadiran ayah, anak-anak mungkin kurang terpantau secara ketat, yang dapat menyebabkan perilaku yang tidak terkendali atau kurangnya disiplin.

Hal ini dapat mempengaruhi kebiasaan belajar anak-anak dan menghambat kemampuan mereka untuk mencapai potensi akademik mereka.

4. Pengaruh Lingkungan Sosial

Kehadiran atau ketiadaan seorang ayah juga dapat mempengaruhi lingkungan sosial di mana anak-anak tumbuh dan belajar.

Anak-anak yang tumbuh tanpa ayah mungkin rentan terhadap pengaruh teman sebaya yang tidak selalu positif.

Lingkungan sosial yang tidak mendukung ini dapat mempengaruhi prioritas anak-anak, mengalihkan fokus mereka dari pendidikan.

5. Tingkat Stres Keluarga yang Meningkat

Kehadiran seorang ayah tidak hanya penting bagi anak-anak, tetapi juga bagi keseluruhan dinamika keluarga.

Ketika seorang ayah absen, tekanan finansial dan emosional pada ibu tunggal dan anak-anak bisa meningkat.

Stres ini dapat mengalihkan perhatian dari pendidikan anak-anak dan mengganggu lingkungan belajar yang stabil.

Fenomena fatherless memiliki dampak yang signifikan pada prestasi akademik anak-anak.

Kurangnya dukungan emosional, gangguan psikologis, kurangnya pengawasan, pengaruh lingkungan sosial yang negatif, dan tingkat stres keluarga yang meningkat semuanya dapat menyebabkan penurunan prestasi akademik pada anak.

Oleh karena itu, penting untuk menyediakan dukungan dan sumber daya yang dibutuhkan bagi anak yang mengalami fatherless, baik melalui program dukungan keluarga maupun intervensi pendidikan yang tepat.

ams
the authorams

Leave a Reply