Rumah warga Rejoagung Tulungagung Kebakaran, Pelajar Berhasil Selamat Sesaat Sebelum Rumahnya Runtuh

Petugas Damkar Tulungagung saat melakukan upaya pemadaman di rumah Yatmarianto warga Desa Rejoagung Kecamatan Kedungwaru Tulungagung (Damkar Tulungagung)

Tulungagung, koranmemo.co – Salah satu rumah bambu milik warga di Desa Rejoagung Kecamatan Kedungwaru Tulungagung ludes kebakaran, Senin (29/7) subuh.

Diketahui, pemilik rumah sempat tertidur saat kebakaran terjadi, beruntung korban berhasil melarikan diri sesaat sebelum rumah itu roboh.

Read More

Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, petugas mendapat laporan terjadinya kebakaran sekitar pukul 05.30 WIB. Usai mendapat laporan itu, petugas segera menuju tempat kejadian kebakaran (TKK).

Baca juga: Truk Road Sweeper Seharga Rp 3,7 Miliar Milik DLH Ponorogo Belum Beroperasi

Setibanya di TKK sekitar pukul 05.40 WIB, diketahui saat itu kondisi rumah korban sudah ludes kebakaran, di mana bangunan rumah yang terbuat dari bambu (Gedhek) sudah roboh rata dengan tanah. Mendapati hal itu, petugas kemudian dengan sigap segera melakukan proses pemadaman pada rumah tersebut.

“Informasinya, itu rumah Yatmarianto sopir bus, dia tinggal dengan anaknya yang masih pelajar. Saat pemadaman, kami membawa satu mobil damkar dan satu truk tangki air,” kata Bambang Pidekso.

Selama proses pemadaman, ungkap Bambang, petugas tidak mendapati kesulitan yang mana api berhasil benar-benar berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.26 WIB ata kurang lebih 30 menit.

Baca juga: Belasan KK di Ponorogo Alami Kekeringan, Terpaksa Gunakan Air Sungai Yang Tak Layak Konsumsi

Petugas kemudian melakukan olah TKK bersama Tim Inafis Polres Tulungagung untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Berdasarkan hasil olah TKK, petugas menduga jika api berasal dari benda yang jatuh mengenai obat nyamuk bakar, sehingga benda tersebut terbakar dan mengenai dinding rumah gedhek.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun barang-barang berharga di rumah itu ludes terbakar.

Baca juga: Launching ILP, Pj Wali Kota Kediri Tekankan Tiga Hal Ini

“Di dalam rumah itu masih ada perangkat elektronik, seperti televisi, laptop dan surat surat berharga seperti sertifikat rumah dan ijazah anak pemilik rumah,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang didapat, jelas Bambang, sekitar pukul 05.00 WIB, pemilik rumah yakni Yatmarianto berangkat bekerja, sedangkan anaknya sedang tertidur di kamarnya. Beberapa saat kemudian, anak korban yang tengah tertidur tiba-tiba merasakan rasa panas pada bagian kakinya.

Hal itu membuat dia bangun dari tidurnya dan mendapati jika dinding rumahnya sudah terbakar hebat yang sudah menjalar hingga bagian atap.

Baca juga: Kakek di Trenggalek Tewas Mengapung di Sungai Kedung Malang Usai Tiga Hari Tak Pulang Saat Cari Rumput

Anak korban kemudian segera bangun dari tidurnya dan mencoba menyelamatkan sepeda motor miliknya terlebih dahulu, namun beberapa saat setelahnya, rumahnya sudah runtuh.

“Untungnya anak pemilik rumah ini berhasil selamat dan hanya mampu menyelamatkan sepeda motornya. Saat mau menyelamatkan barang-barang lain, ternyata rumahnya sudah roboh duluan,” pungkasnya.

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Della Cahaya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *